Analog BHP

Sebuah Dialog anak Manusia…Satu Kata!!! Tolak BHP

Bobby (Bo):Saya sedang butuh pinjaman
Lembaga Keuangan (LK):Buat Apa?
Bo: Kebutuhan hidup keluarga
LK: Bisa saja. Tapi kami butuh informasi kondisi keuangan Anda.
Bo: Baik.
LK: Bisa ceritaka detailnya?
Bo: Saya seorang pialang saham, memilki 4 orang anak. Anak-anak saya duduk di perguruan tinggi, SMA, SMP, dan SD. Kebutuhan hidup diantaranya buat pendidikan anak-anak saya dan investasi usaha kami.
LK: Begitu ya.
Bo: Ya. Jadi, bagaimana?
LK: Bagi kami tidak ada masalah. Tetapi Sebelumnya kami akan memberikan beberapa syarat pinjaman kepada Anda.Bagaimana?
Bo: Apa itu?
LK: Menurut kami, biaya pendidikan keempat orang anak anda itu memberatkan keuangan keluarga anda. Di satu sisi Anda harus memenuhi kebutuhan investasi usaha anda di sisi lain keuangan anda terserap karena biaya pendidikan anak-anak anda. Jika anda tidak menambah investasi usaha anda maka akan rugi besar dan kehilangan uang anda lebih besar sedangkan biaya pendidikan anak anda bisa anda “share” kepada anak-anak anda sendiri. Biaya pendidikan anak anda bisa dipangkas menjadi 1/2 nya, sisanya bisa anda dapatkan dari bantuan beasiswa maupun hasil kerja anak anda. Beban anda jauh akan berkurang.
Bo: hmmm
LK: Menurut kami, itu yang paling masuk akal.
Bo: Adakah jaminan anak saya bisa memperoleh beasiswa dan sanggup mencari uang sekaligus belajar dengan tenang? Bagaimana jika beasiswa mensyaratkan macam-macam seperti dicuci otaknya karena sekolah gratis di tempat yang salah atau dipaksa mengerjakan yang bertentangan karena sudah terlanjur menandatangani beasiswa atau konsentrasi anak-anak akan terpecah karena bekerja dan belajar. Ada kemungkinan mereka tidak bisa menjalankan konsekuensi ini.
LK: Bapak bobby. Perlu anda ketahui. Bahwa keuangan keluarga anda harus diselamatkan. Anak-anak anda, jika mereka mampu dan tangguh akan mampu bertahan jika tidak itu sudah menjadi konsekuensi.
Bo: Benar juga.
LK: Kalau begitu, perintahkan kepada keluarga Anda untuk mematuhi kebijakan anda dengan membuat keputusan resmi. Kami akan tunggu 1 tahun akan datang bahwa anda sanggup memenuhi perjanjian ini. Setelah anda menandatangani segera akan kami cairkan uang yang anda butuhkan.

Bagaimana pun, pendidikan adalah hal utama. Pendidikan adalah masa depan. Ekonomi adalah spekulasi. Tidak ada satu pun di dunia sebuah negara yang meninggalkan pendidikan. Tetapi sekarang telah ADA, yaitu Indonesia. Tahu mengapa? Demi menyelamatkan Ekonomi dan Koruptor. Ekonomi semu (bubble economy) dan tikus-tikus berkerah.

Kapan Indonesia menempatkan Pendidikan menjadi prioritas utama dalam pembangunan.?
Dari dulu alasannya,
Pasca kemerdekaan
habis merdeka kita kelaparan dan krisis ekonomi. Tidak bisa kita berikan sebagian besar uang untuk pendidikan.
Pasca reformasi
Krisis ekonomi, sdm rendah, KKN dimana-mana, terjerat hutang, pencurian kayu dan ikan, kontrak karya pertambangan merugikan negara, teknologi pengeboran minyak rendah, dll

Kapan untuk pendidikan?

Kalau sudah kaya.

Jepang kaya/maju karena apa? Pendidikan
Singapura kaya/maju karena apa? Pendidikan
Cina kaya/maju karena apa? Pendidikan
Korea kaya/maju karena apa? Pendidikan
Malaysia kaya/maju karena apa? Pendidikan
Indonesia miskin/krisis karena apa? Meninggalkan pendidikan

Ternyata ada negara di dunia “ingin maju” tetapi meninggalkan pendidikan.

Ada-ada saja.

4 thoughts on “Analog BHP

  1. barangkali akan lebih mengena apabila UU BHP dibedah secara akademis sehingga akan lebih jelas mengapa bobby menolak BHP🙂

    salam

  2. belum jelas Bob..kenapa menolak UU BHP? Kalo diliat dari PT yang uda punya badan hukum kayak ITB, UI, UGM..emang uang buat kuliah mahalnya minta ampun..tp bukannya pemerintah mensyaratkan 20% untuk masyarakat tidak mampu ya? Dan selama di ITB, saya yang tergolong masyarakat tidak mampu, tidak merasa kesulitan mendapatkan bantuan pendidikan kok..sangat mudah malah. Adik saya di UGM juga begitu meskipun prosedurnya lebih ribet.. Yah, tp saya juga ga sepenuhnya setuju dengan UU BHP karena tidak semua PT keadaannya sama kayak ITB ato UGM ato UI.. Mungkin Bobby bisa mensosialisasikan isi UU BHP ke masyarakat kampus biar mereka juga “ngeh”.. Mengapa menolak dan mengapa setuju?
    Masih akan diadakan uji materi kan ya??
    SMANGAT…SMANGAT..!!!=)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s