SWASEMBADA PANGAN

Anton Apriyantono, tulis Republika, ”kita pilih karena berhasil membawa swasembada beras dan jagung. Bahkan, sejumlah komoditas lain pun terus meningkat, seperti kacang kedelai.” Kita ingat di awal masa jabatannya, Anton digempur kiri-kanan akibat melambungnya harga beras. Indonesia pun menjadi importir beras terbesar di dunia. Seruan pencopotan Anton bergema, orang juga membuka kepakarannya yang tak sesuai.

Prestasi..? Nasib Petani tampanya belum akan berubah signifikan. Perlu kerja keras lagi. Bangsa kita masih didominasi oleh mata pencarian dan memang erat hubungan dengan pertanian (44% dari 220 juta penduduk). Well, kita harus apresiasi kerja keras dan reformasi sejauh ini. Tapi ini bukan akhir dari perjuangan. Semakin banyak petani kita menjadi buruh.

http://www.deptan.go.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s