SELALU ADA YANG LEBIH INDAH

Bagi kita, istilah atau pepatah “Rumput tetangga selalu lebih indah” mungkin tidak asing lagi sering kita dengar. Atau paling tidak maknanya cukup dekat dengan pikiran kita.

Banyak kejadian dalam hidup ini yang dengan tepat digambarkan oleh pepatah tersebut. Bahkan hukum ekonomi klasik telah memperjelas dasar dari esensi pepatah tersebut, keinginan manusia yang tidak terbatas alias tidak pernah puas.

Potongan kisah ini merupakan kejadian ketika sosialisasi calon penghuni baru bumi ganesha ITB. Tiap tahun, asrama BG mengkader calon-calon penghuni yang telah melalui proses wawancara. Di dalam salah satu tahap kaderisasi tersebut menugaskan kepada capeng untuk mengenal dan dikenal penghuni asrama.

Pada masa-masa kaderisasi ini terjadi banyak seleksi alam. Calon penghuni mulai berguguran satu demi satu. Ada yang beralasan telah mendapat tempat lebih baik, seperti pindah ke asrama lain misalnya, pindah ke kosan, tinggal di tempat saudara, dll. Berbagai alasan dijadikan tameng untuk dapat keluar dari asrama.

Sebagai mahasiswa tingkat 5, yang secara definitif telah tinggal di asrama selama lima tahun sudah menjadi rutinitas tiap tahun dikunjungi oleh capeng2 yang ingin berkenalan demi sebuah tanda tangan. Mereka berusaha merayu dan menyenangkan senior dan mencoba mengikuti apa kemauan senior tersebut. Tidak jarang pula mereka meminta saran kepada senior tentang kehidupan di kampus dan bagaimana cara agar bisa “sukses” dunia kampus dan akhirat….hehehe…

Bagi senior-senior, ini adalah kesempatan untuk menjadi bijak. Kapan lagi perkataannya menjadi petuah. Menjadi penyejuk bagi dahaga ketidaktahuan kehidupan kampus anak-anak baru. Menjadi kisi untuk mencapai kesuksesan walaupun kisi tersebut bukan dari percobaan sendiri alias percobaan orang lain. Sederhananya mah pengalaman orang lah….

Ya begitulah masa-masa sosialiasasi, masa-masa menjadi artis bagi senior dan masa menjadi seorang yang sok akrab bagi capeng-capeng.

Kembali ke topik sosialiasasi. Saya dikunjungi beberapa capeng yang meminta sosialiasasi. Seperti biasa, mulai dengan jual mahal dan sok sibuk. Menghindar sehingga tidak terkesan murah tanda tangan. Kalau perlu pasang muka galak sekalian agar capeng menghormati kita sebagai senior…hehehe

Isu yang muncul dari tahun ke tahun adalah banyaknya capeng yang keluar. Walaupun sebagian besar motif memilih asrama karena alasan ekonomi tetapi karena tidak betah dan kuat hidup di asrama akhirnya ya bela2in nge-kos walaupun rada mahal. Yang penting keluar dari asrama.

Saya pribadi prihatin dengan kondisi ini. Pertama, karena pengalaman dulu yang mati-matian berjuang agar bertahan di asrama karena merasa tidak punya pilihan lain. Kedua, capeng yang keluar berarti telah melanggar komitmennya sendiri ketika wawancara. Padahal dulu, saya ingat sekali bahwa saya hampir tidak masuk asrama gara-gara ketika wawancara salah jawab dan dianggap tidak memiliki komitmen. Tapi setelah itu saya membuktikan tetapi di asrama hingga lulus.

Nah, saya tertarik untuk menanamkan komitmen kepada capeng-capeng baru. Mumpung mereka datang dan berbincang-bincang ngalur ngidul. Saya mencoba membuat mereka bertahan. Dengan segenap usaha dan pikiran mereka. Lantas saya pun memutar otak bagaimana caranya menanamkan doktrin kepada capeng-capeng ini.

Ide pun datang begitu saja. Saya mulai pancing tiap capeng yang datang dengan mengajaknya berdiskusi tentang makhluk halus. Sebagai manusia normal, perbincangan ini adalah perbincangan yang tidak lekang di telan waktu. Dari sana lah kemudian masuk menjadi pembicaraan yang meneguhkan keyakinan mereka.

Muncul sebuah quote yang menurut saya ini adalah quote ku yang paten….hehehe….

“Jika Kau Senantiasa Melihat Keindahan Hidup Di Luar Sana, Niscaya Kau Akan Lupa Ada Keindahan di Dalam Asrama ini”

Karena dalam hidup itu Selalu saja ada yang lebih indah. Selalu.

22 Desember 2009

–My Room–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s