Analisis Ketangguhan Masyarakat untuk Menghadapi Ancaman Gunung Merapi di Dalam Kerangka Pertahanan Negara Indonesia (Studi Kasus: Dusun Kaliadem, Jambu dan Petung Desa Kepuharjo Cangkringan Pascaerupsi Merapi 2010)

M Bobby Rahman Master Tesis

Download:

Rahman, MB_2012 Analisis Ketangguhan Masyarakat untuk Menghadapi Ancaman Gunung Merapi di Dalam Kerangka Pertahanan Negara Indonesia

Abstrak

Bahaya alam diidentifikasi sebagai ancaman non tradisional di dalam konteks pertahanan Indonesia. Tren bahaya alam Indonesia meningkat pada awal abad 21. Konsep masyarakat yang memiliki ketangguhan menjadi salah satu bentuk pendekatan yang sering digunakan untuk Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Erupsi Merapi 2010 menimbulkan korban jiwa mencapai 377 orang, mengakibatkan kerugian material sedikitnya 3,56 T dan erupsi terbesar dalam kurun 1 abad terakhir. Dusun Kaliadem, Jambu dan Petung merupakan bagian dari kawasan rawan bencana (KRB) III yang menjadi salah satu lokasi terparah terkena dampak bencana. Pertanyaan penelitian yang diangkat adalah bagaimana ketangguhan masyarakat di dusun Kaliadem, Jambu, dan Petung Desa Kepuharjo Cangkringan pascaerupsi Merapi 2010 dan bagaimana ketangguhan masyarakat di Dusun Kaliadem, Jambu dan Petung ditinjau dari doktrin pertahanan semesta. Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu: (1) mengidentifikasi ketangguhan masyarakat di Dusun Kaliadem, Jambu dan Petung, (2) mengidentifikasi ketangguhan masyarakat di ketiga dusun tersebut di dalam konteks pertahanan negara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s